Dalam olahraga gulat, mencetak takedown hanyalah separuh dari pertarungan. Separuh yang menentukan dan seringkali lebih melelahkan adalah fase riding atau mengendalikan lawan setelah berhasil menurunkannya ke matras (top position). Seni Mengendalikan di posisi atas adalah keterampilan yang membedakan pegulat elit; ini adalah kemampuan untuk menjaga lawan tetap di bawah kontrol, mencegah mereka melarikan diri (escape atau reversal), dan menciptakan peluang untuk mencetak poin exposure atau pin. Seni Mengendalikan yang efektif akan menguras Daya Tahan Mental lawan dan memaksa mereka melakukan kesalahan taktis yang fatal.
Teknik kunci pertama dalam Seni Mengendalikan adalah Kontrol Pinggul (Hip Control). Daripada menahan seluruh tubuh lawan, pegulat di posisi atas harus fokus pada penempatan berat badan di atas pinggul lawan. Ini menghambat kemampuan lawan untuk melakukan dorongan (explode) atau memutar tubuh mereka. Kontrol ini sering dicapai melalui teknik Spiral Ride, di mana pegulat menempatkan satu tangan di sekitar pinggul lawan dan tangan lainnya mengontrol pergelangan tangan, sambil menjaga lutut dan jari kaki di matras untuk stabilitas.
Teknik kunci kedua adalah Menciptakan Ketidakseimbangan. Setelah kontrol pinggul didapatkan, pegulat harus terus-menerus menggerakkan lawan ke samping, kanan, dan kiri. Tujuannya adalah untuk tidak pernah membiarkan lawan merasa nyaman atau menemukan pusat gravitasinya. Gerakan konstan ini, sering disebut sebagai Chain Wrestling dalam posisi atas, menciptakan peluang turnover atau exposure (ancaman pin). Dalam Kejuaraan Gulat Asia yang diadakan di New Delhi, India, pada April 2024, pegulat juara secara konsisten menggunakan chop (downward pressure) untuk merusak postur lawan, membuktikan bahwa tekanan yang berkelanjutan adalah kunci.
Teknik ketiga adalah Transisi Cepat ke Near Fall. Seni Mengendalikan bukanlah tujuan akhir, melainkan alat untuk mencetak poin. Segera setelah lawan menunjukkan kelemahan atau keterbukaan, pegulat harus beralih ke gut wrench, leg lace, atau turntable (gerakan memutar) untuk mencetak poin exposure (2 poin) atau pin. Transisi ini harus eksplosif dan tidak memberikan jeda. Dengan disiplin menerapkan tiga kunci ini, seorang pegulat dapat mengubah top position menjadi penalti fisik dan mental yang membuat lawan tidak sabar, memaksa mereka Mengeksploitasi Celah Defense mereka sendiri.
